Bintek Implementasi Piranti Lunak Open Source

Untuk yang kedua kalinya aku ditugaskan untuk memenuhi undangan dari KPDE untuk mengikuti Bintek Implementasi Piranti Lunak Open Source Tahap I yang diperuntukkan bagi operator komputer ataupun pengelola TI pada masing2 SKPD / instansi dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kali ini tidak pake acara ban motor pecah sehingga nyampe di Gedung PPRB (Java Design Center)  Jl. Imam Bonjol 154 – 160 Semarang sebelum acara dimulai.

Acara dimulai pukul 09.30 WIB diawali dengan Penyampaian Laporan Penyelenggaraan oleh Ketua Panitia (Bpk. Drs. Haryono) yang melaporkan bahwa kegiatan bintek ini dilaksanakan dalam 2 tahap dan untuk tahap I diikuti oleh 40 peserta.

Kemudian dilanjutkan dengan Pembukaan sekaligus Pengarahan / Sambutan dari Bpk. AS Widodo Hardiono, SH selaku Kepala KPDE Jateng yang menyampaikan harapan bahwa Bintek ini diharapkan menjadi forum penyelaras dan penyamaan persepsi dalam implementasi piranti lunak legal sekaligus menyebarluaskan piranti lunak open source sebagai alternatif piranti lunak bagi instansi Pemerintah untuk memberikan tauladan / contoh bagi masyarakat tentang penegakkan UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang HAKI  dengan menggunakan piranti lunak yang legal atau kalau bisa dengan open source.

Acara kemudian dilanjutkan di Laboratorium Komputer dengan materi :

– Solusi  Alternatif Piranti Lunak dengan Open Source dengan pembicara Bpk. Kresno Aji dari PT. Atlantis Indonesia yang dimulai pada pukul 10.00 WIB. Dalam materinya disampaikan beberapa keunggulan open source.

– Kemudian Praktek Instalasi Office IGOS sekaligus operasional Office IGOS Writter adn Calc yang dipandu oleh Tim KPDE

-Bintek ditutup oleh Bpk. Drs. Haryono mewakili Kepala KPDE pada pukul 15.30 WIB.

 

Kesimpulannya acara yang berkaitan dengan open source perlu untuk diadakan lagi tentunya dengan materi yang berbeda seperti tentang open source untuk operating system dengan segala permasalahan yang muncul dalam penerapannya. Selain itu juga dari pihak yang berkompeten seperti KPDE dapat menyebarluaskan lebih intens tentang open source (dalam bentuk CD dan bintek). Namun sepertinya itu semua akan sia-sia kalo tidak DIDUKUNG KEBIJAKAN DARI GUBERNUR TENTANG KEHARUSAN PENGGUNAAN PIRANTI LUNAK LEGAL ATAU OPEN SOURCE karena dengan adanya misalnya Surat Perintah maka semua pimpinan instansi pasti mau tidak mau, siap tidak siap harus menjalankan kebijakan Gubernur.

The last, thanx for KPDE, juga Bpk. Haryono, Mas Budidojo dkk serta Mr. Kresno Aji (salut buat visinya : open source for human beeing).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: