Laptop anda produk Parallel Import ? Hati-hatilah ….

Tulisan ini harusnya aku posting sebelum Tulisan Pelatihan Literasi, karena kacaunya schedul kerja 1 bulan terakhir ini, membuat fokus perhatianku menjadi kacau bin ajaib.

Idenya berasal saat ada pameran COMFUTURE yang diselenggarakan di Java Mall Semarang dari tanggal 5 – 9 Desember 2007.

Tentu saja pameran tersebut banyak dikunjungi karena kota semarang termasuk kota yang jarang disentuh pameran serupa (kasian deh). Kebetulan aja aku dapet tugas pimpinan supaya cari notebook, jadi sekalian aja ikutan lihat2 pameran.

Nah dari pameran ini, aku dapet informasi (lama) yang menurutku baru buat aku, walau sebenarnya pernah menimpaku. Why … ?

1 tahun yang lalu saudaraku beli notebook merk ######### (sorry aku sensor) dengan harga yang miring. Saat itu aku gak begitu ngeh dengan barang tersebut. Setelah 6 bulan berlalu, baru terasa keanehannya, yaitu baterenya gak bisa dicharge so, kalo nyalain notebook harus langsung dapet catu daya (repot kan).

Langkah pertama yang aku ambil adalah kontak vendor di semarang untuk cari batere, namun hingga kini nyaris 3 bulan belum dapet juga. Akhirnya aku kontak my young brother yang di batavia sono, supaya cariin batere my notebook, hasilnya sama udah 2 bulan ini belum dapet juga katanya harus diambil dulu di negeri tetangga. (waduh)

Nah saat pameran aku tanyain sama salah satu mbak2 penjaga outlet yang cantik, nah dari bibirnya meluncurlah penjelasan lumayan panjang bahwa kemungkinan besar notebookku merupakan produk PI atau Parallel Import, masih menurut mba’e tadi produk ini merupakan produk untuk dipasarkan di negara x (yang jelas diluar Indonesia) sehingga garansi gak berlaku dan support spare partnya juga nyaris blank alias kagak ada.

Aku sendiri coba cari definisi PI ini dari wikipedia .. diantaranya seperti berikut ” …. A parallel import is a non-counterfeit product imported from another country without the permission of the intellectual property owner. Parallel imports are often referred to as grey product, and are implicated in issues of international trade, HIV/AIDS management, and intellectual property…. “ atau lebih lengkapnya dapat dilihat disini

Ada juga yang menjelaskan sebagai berikut :” ….. parallel import, atau istilah cantik lainnya adalah door – to – door. Artinya, produk di Indonesia masuk tanpa bayar pajak dan tidak tercatat di bea cukai … “ seperti yang dimuat di situs resmi Pemerintah Kabupaten Bandung, atau dapat dilihat secara rinci disini

Nah kemudian dari pengamatanku sendiri hingga saat ini jarang ada outlet atau vendor yang berani bilang diantara produk yang ditawarkan ada yang PI alias Parallel Import. Beda banget sama HP, bahkan banyak counter HP berani menawarkan kalo mereka punya barang BM.

Nah … tentunya sebagai konsumen, kita rugi kalo ternyata barang yang kita beli adalah produk PI tanpa sebelumnya dijelaskan oleh vendor atau penjual. Coba saja penjual barang TI seperti Notebook berani bilang kalo mereka juga menyediakan barang PI, sehingga kita tidak dikecewakan dikemudian hari.

So … Hati-hatilah kawan sebelum membeli , TANYAKAN terlebih dulu apakah produk (notebook)nya PI atau bukan !!!!

Anda punya pengalaman seperti saya atau anda punya definisi lain tentang Parallel Import ini silahkan agar saya yang masih newbie ini mendapatkan pencerahan dari para suhu. Terima kasih

2 Responses

  1. Ada macbook yang PI nggak??? Yang harganya 1/2 harga standar…hehehehe…

    Kalo ada aku pesen satuh…

  2. wah, ngeri juga kedengarannya ya!
    makanya pajang aja tulisan di pintu, NGGA TERIMA TAMU’, pasti diany ngga masuk.
    hikh…hakh..hukh…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: