Saatnya Mengganti Termometer Telapak Tangan

Dua minggu terakhir kegiatan rutin sesampai dirumah bertambah dengan kegiatan menempelkan telapak tangan untuk mengecek suhu badan anakku tercinta. Ya karena sejak dulu terbiasa dan terdoktrin untuk mengecek kondisi sehat atau sakit dengan menempelkan telapak tangan di dahi, tengkuk, leher dan badan. Karena suhu badan Dhea cukup tinggi (menurut telapak tanganku) akhirnya kubawa ke dokter Kusumawati yang buka praktek di Ungaran, ternyata setelah dicek dengan termometer (kali termometer beneran …. digital lagi !) hasilnya menakjubkan karena suhunya mencapai 40 derajat celcius. Untunglah setelah diberi obat oleh dokter kondisi dhea mulai membaik. Nah dari kejadian tersebut, ada hikmah yang dapat aku ambil yaitu SUDAH SAATNYA HARUS BERALIH KE TERMOMETER BENERAN bukan Termometer Telapak tangan, sehingga gak perlu lagi berdebat dengan istri tentang suhu badan si kecil.

Nah seperti biasanya bertanyalah aku ke www.google.comdan dapat beberapa referensi antara lain di blognya Mr Amin yang menampilkan artikel info sehat : Telapak Tangan Bukan Termometer juga di sumber alat kesehatanyang menampilkan jenis2 termometer.

Akhirnya disela2 istirahat kucari Termometer di Apotik Srondol (yang deket kantor biar gak kena "garukan" Satpol PP … ). Disono sedia stock analog yang menggunakan air raksa dan digital yang menggunakan display LCD dan pake batere. Karena newbie akhirnya kubeli keduanya dengan harga Rp. 6ribuan dan Rp. 21ribuan.

Bentuknya seperti berikut :

Termometer Air raksa

t1

Termometer Digital

DSC02272

Finally sekarang si kecil malah bolak balik pake Termometer yang Digital nyaris setiap jam, dengan cerianya dia bersusah payah menggapai Termometer Digital lalu dimasukkan ke ketiaknya sambil nyanyi2 lalu dengan cerianya melaporkan hasilnya. So pastikan di keluarga anda memiliki Termometer (betulan) sendiri bukan Termometer Telapak Tangan.

Oh ya ada sedikit tulisan yang aku ambil dari sumber alat kesehatan :

" ….. Demam atau peningkatan suhu tubuh diatas suhu normal adalah suatu gejala penyakit. Suhu tubuh normal biasanya adalah sekitar 37o Celcius. Demam dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit infeksi, ganguan metabolisme ataupun oleh terjadinya kerusakan jaringan tubuh. Kuman atau mikroorganisme yang biasanya menyebabkan penyakit yang disertai demam antara lain adalah bakteri, virus atau protozoa. Demam yang disebabkan oleh gangguan metabolisme contohnya adalah demam karena hyperthyroid. Demam yang disebabkan oleh kerusakan jaringan yang luas contohnya adalah pada penyakit kanker.

Penyakit karena virus yang disertai dengan gejala demam contohnya adalah penyakit flu burung, sars, demam berdarah dengue, campak dsb. Virus penyebab penyakit flu burung adalah Avian Influenza, virus penyebab penyakit demam berdarah adalah virus dengue dan virus penyakit campak adalah virus morbili.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bergejala demam antara lain adalah penyakit demam tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonela typhosa

Penyakit bakterial lainnya antara lain radang tenggorok karena bakteri, radang paru-paru (pneumonia) karena bakteri dsb.

Protozoa penyebab penyakit yang bergejala demam contohnya adalah plasmodium, penyebab penyakit malaria ….. "

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: