Kesehatan The Series – Part 5 : … Akhirnya : IF Harus Operasi Pengangkatan Adenoid THEN ADENOIDEKTOMI

Sebetulnya, jujur aja aku gak tega (ngebayangin aja takut) jika DHEA dioperasi, tapi akhirnya keputusan harus diambil untuk melakukan adenoidektomi walaupun sempat tertunda sekitar 1 minggu.

Ceritanya bermula saat aku menjalani opname di Semarang karena typhus dan db, karena DHEA tidak ada yang menunggui di rumah sehingga untuk sementara ikut eyangnya di Kota Solo (mumpung libur). Pada tanggal 5 April 2010 tidak disangka ternyata saat itu juga, adenoidnya kambuh sehingga dibawa ke dokter THT (Dr. Bambang Suratman, Sp.THT,KL(L)  yang menyatakan bahwa adenoidnya sudah kronis yang sudah mengganggu pernafasan sehingga disarankan untuk operasi pengangkatan adenoid.

Namun mengingat aku masih opname sehingga aku minta ditunda dulu.

Selesai opname, akhirnya pada tanggal 17 April 2010 aku menemui dokter untuk konsultasi (hehehe sekaligus meyakinkan diri) yang akhirnya diputuskan untuk melakukan operasi pada tanggal 20 April 2010 di RS Kasih Ibu – Solo.

Adenoidektomi

Hari Pertama : Senin – 19 April 2010 :

Pukul : 15.00 WIB

Dhea masuk ke RS Kasih Ibu yang berada di Jl Slamet Riyadi Solo. (dulu DHEA dilahirkan di sini juga).

Pertama masuk di UGD untuk pengambilan darah lalu masuk di Kamar Krisna 3Bdi lantai 4. (ternyata banyak perubahan di RS ini – jadi lebih nyaman)

Kondisi Psikis DHEA sangat baik, bahkan sangat pede – pengen segera dioperasi karena sebelumnya sudah kami kondisikan bahwa setelah operasi boleh minum ice cream setiap saat dan mengkonsumsi makanan yang selama ini dilarang. (beda dengan aku yang justru agak takut, gak tega dan bermacam perasaan campur jadi satu gak karuan)

Pukul :  22.00 WIB

mulai puasa untuk persiapan operasi besok pagi

Sebelum operasi

Hari Kedua : Selasa – 20 April 2010

Pukul : 06.00 WIB

Pemasangan infus

IMG00028

IMG00029

Pukul : 07.00 WIB

Pindah ke Ruang Operasi di lantai 2

Ganti baju operasi

IMG00034

Disuntik obat bius (hik hik hik … gak tega ngeliatnya)

IMG00033

Pukul : 07.00 WIB – 10.30 WIB

Masa-masa menegangkan – stress – senewen (dan berdoa tentunya)

adenoids

tonsil-and-adenoid3

TonsilsAdenoid-Mouth

Operasinya kalo aku ambil dari internet (berbagai sumber – thanx a lot) :

adenoids 2

adenoid3

adenoidectomy

Satu jam kemudian, seorang perawat memanggilku untuk menandatangani sebuah formulir dari ASKES tentang adenoidektomi.

Pukul : 11.00 WIB

Operasi kelar dua jam kemudian perawat memberikan sebuah wadah kecil yang berisi 4 potongan adenoid dan kedua Amandel DHEA. Disini aku baru bisa ngeliat seperti apa to adenoid dan amandel yang berhasil diangkat (ngeri ngeliatnya)

IMG00041 adenoidnyaMungkin kayak gini kondisi after operasi kali ya :

adenoid dah diambil

Kondisi DHEA masih dalam pengaruh obat bius dibawa kermbali ke Kamar Krisna 3B.

Harus dikompress dengan kain dingin (air es) disekitar leher – katanya untuk membekukan darah bekas operasi.

IMG00038

ATURAN MAKAN :

ICE CREAM

Pukul : 11.30 WIB

DHEA udah siuman (sambil berdoa, mudah2an pasca operasi, DHEA tidak mual sehingga tidak muntah yang bisa mengakibatkan pendarahan karena luka bekas operasi dilewati oleh muntahan dari perut) – Alhamdulillah ternyata tidak muntah hanya tidak mau mengkonsumsi makanan lembut / minuman apalagi dalam jumlah yang banyak karena masih terasa sakit bila menelan dan nyeri pada rahang.

Pukul : 12.00 WIB s/d 20.30 WIB

DHEA bangun dan mulai mengkonsumsi ice cream (terharu nih, karena udah 4 tahun terakhir tidak pernah mengkonsumsi ice cream) dengan pelan dan sedikit demi sedikit karena bekas operasi masih baru.

Aktivitas selanjutnya tidur – makan ice cream – suntik antibiotik via infus – tidur – bangun – makan ice cream – suntik anti nyeri via infus – tidur (masih ngorok dikit, tapi nafas lewat hidung mulai terasa)

Hari Ketiga : Rabu – 21 April 2010

DHEA mulai mengkonsumsi bubur walau sedikit karena masih terasa sakit sehingga lebih banyak ice creamnya ketimbang buburnya. Akhirnya mengkonsumsi petizol agar tidak lemas.

Masih disuntik antibiotik, sedangkan rasa nyeri pada rahang masih terasa karena selama operasi rahang diberi penahan agar tetap menganga.

Hari Keempat : Kamis – 22 April 2010

DHEA dicek oleh dokter dan dinyatakan boleh pulang ke rumah Namur tetep harus mematuhi aturan diet makan pasca operasi dan harus banyak isirahat.

Pukul : 12.15 WIB

Setelah menyelesaikan administrasi RS, DHEA keluar dari RS dengan wajah gembira karena yang terbayang adalah nikmatnya ice cream yang selama 4 tahun terakhir hanya bisa  dibayangkan saja.

Hari Kelima : Jumat – 23 April 2010

@ home : mematuhi aturan diet makan

Hari Keenam : Sabtu – 24 April 2010

@ home : idem

Control ke RS Kasih Ibu : bekas operasi masih merah, harus tetep mematuhi DIET MAKAN, disarankan untuk test alergi @ PRODIA

Hari Ketujuh : Minggu – 25 April 2010

Pulang ke Semarang

Hari Kedelepan : Senin – 26 April 2010

@ home : mematuhi diet makan

Hari Kesembilan : Selasa – 27 April 2010

Mulai masuk sekolah : dengan pesan tidak boleh berteriak2, tidak berlari2an dan Tetep DIET MAKAN

Hari Kesepuluh ; Rabu – 28 April 2010

Masuk sekolah namun tidak mengikuti pelajaran olahraga, tetap DIET MAKAN

Hari Kesebelas : Kamis – 29 April 2010

@ home : Sekolah Libur sehari, tetep DIET MAKAN

DHEA sudah merasakan normal kembali, tidak terasa sakit saat menelan (namun dikondisikan mengkonsumsi makanan yang lembut dan dingin (tidak hangat / panas)

Hingga saat tulisan ini dibuat, kondisi DHEA pasca operasi adalah sebagai berikut :

Tidur tidak mengorok / snoring

Bernafas melalui hidung

Tidak mengalami sleep apnea (kalo aku nyebutnya terhentinya nafas sesaat)

Pendengaran normal (lebih senstif bahkan)

Suara normal (tidak sengau)

Nafas tidak bau (pasca operasi, nafasnya berbau agak anyir mungkin karena adanya darah sisa operasi)

Mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan DHEA-ku kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan. Amin


N.B. :
Oh ya … aku ngeposting buat everyone yang mungkin mengalami situasi yang seperti aku alamin, sedangkan beberapa gambar dan tulisan aku ambil dari beberapa sumber di internet yang aku lupa alamat – thanx a lot dan sorry. Mudah2an bisa untuk sharing pengalaman untuk kebaikan bersama. Amien

19 Responses

  1. sorry buanget kalo postinganku diatas banyak mengandung (eh kayak ibu2 aja … hamil dunk) banyak hal gambar yang agak ngeri … i’m so sorry.

  2. Pak Vandoyo, mohon maaf sebelumnya. seandainya diperbolehkan sy mau sharing by phone aja ya. soalnya kalo ditulis disini kepanjangan, cape bacanya ya. hehehe…..
    tks before

  3. maaf pak anakku juga punya penyakit sama seperti dhea,persiapan operasi amandel dan adenoid tapi aku masih takut.apa tuk adenoid dipasang tampon dihidung tuk mengurangi pendarahan…

    • buat ibu septarian, waktu dhea-ku operasi juga sempat muncul rasa takut dan gak tega, tapi setelah berjalan … ya lega deh … gak papa bu, toh si kecil nanti khan dibius n gak pake tampon tuch

  4. salam kenal pak vandoyo.. saya nita tinggal di solo
    anak saya 5 tahun jg mengalami pembengkakan adenoid dan disarankan operasi ,, tapi saya masih ragu dan tidak tega..
    bagaimana keadaan dhea sekarang pak? setelah operasi apa masih batuk pilek pak? ada 1 pendapat dr katanya jangan dioperasi krn amandel adenoid merupakan pintu gerbang penyaring masuknya kuman.setelah operasi bakalan lebih mudah sakit,, betul tidak ya pak.. terimakasih banyak sebelumnya atas jawaban bapak..

    • keadaan Dhea sudah baik, setelah operasi masih batuk pilek apalagi kalo kecapekan, emang kata dokter : amandel / adenoid merupakan gerbang kekebalan tubuh tapi Dhea Alhamdulillah jarang sakit, paling pilek doank

  5. terima kasih atas sharingnya ya Pak. Gimana keadaan Dhea sekarang? Semoga menjadi lebih sehat ya Pak. Pak, saya dari Semarang, tapi sekarang tinggal di Tangerang. Kemarin tgl 29 Des 2011, saya cari second opini di dokter THT RS. Telogorejo Semarang, dan ternyata anak saya (6 1/2 tahun), juga dinyatakan harus operasi untuk adenoid dan amandel. Kalo Pak Vandoyo tidak keberatan, mohon info nomor hp Bapak di email saya, terus terang saya pingin banyak tanya sebelum operasi anak saya berlangsung. (yoyokusiyoyo@gmail.com). Matur nuwun sebelumnya.

  6. pak pada bulan feb ini anak saya juga baru selesai operasi amandel tapi baru tiga minggu kok kena batuk pilek apakah dik dea juga demikian padahal menurut informasi yang saya terima setelah operasi kondisi anak saya akan semakin baik

    • sebelumnya terima kasih sudah sudi mampir ke blog saya, dulu anak saya sempat mengalami hal yang sama, bahkan kata dokter ada butuh waktu untuk kembali kondisi normal pasca operasi pengangkatan, memang setelah 2 minggu baru kembali normal (mungkin untuk proses adaptasi)

  7. mhn maaf apa bisa dishare juga perkiraan cost nya dari operasinya pak.. makasih…

  8. Pak, terima kasih sekali untuk tulisan di blog ini. kemaren anak saya Brandon (5 taon), udh di rontgen dan katanya :adenoid ringan dan rhinosinusitis maksilaris bilateral. Dokter menyarankan untuk operasi pengangkatan adenoid sekaligus bersihin sinusnya (kata dokter, pembersihan sinus itu sakit, jadi harus dioperasi). Saya bingung. Anak saya tidur tidak ngorok, bernafas juga tidak memakai mulut, tapi sering menarik reak melalui tenggorokan (seperti jack di film titanic). Kadang ada reak yang keluar, tapi kadang tidak ada. Sedih sekali setiap kali mendengar suara dia menarik reak tersebut. Kalo boleh, saya minta saran dari pak Vandoyo dan teman2 semua. Thanks for sharing

    • terima kasih mbak dewi, sudah berkunjung ke blog saya ini. Memang sangat menyedihkan kala si kecil mengalami hal tersebut.
      Mohon maaf saya tidak bisa menyarankan karena saya juga bukan dokter dan tidak tahun persis kondisi Brandon, namun mungkin saya bisa mencritakan kembali siapa tahu dapat memberikan inspirasi kepada Ibu pada saat anak saya DHEA (kala itu umurnya 3,5 tahun lebih dikit) disarankan dokter utk operasi pengangkatan adenoid. dulu beberapa kali saya cari second opinion ke beberapa dokter THT (maaf bapak/ibu dokter bukannya menyangsikan keahlian bapak/ibu lho) untuk menguatkan hati saja, artinya saya harus bener2 mantap dan siap kalo si kecil harus dioperasi termasuk HARUS TAHU dan SIAP kondisi si kecil PASCA OPERASI. Akhirnya saya dan istri sepakat untuk menunda operasinya hingga umur 7 tahun kurang 3 bulanan (kelas 1 SD), karena kami pikir DHEA saat itu masih imut jadi nggak tega kalo harus melihatnya diatas meja operasi.
      Konsekuensinya adalah selama menunggu usia 6 tahun, saya dan istri harus SIAGA SATU untuk bergantian melek’an atau memantau DHEA saat tidur sbg langkah antisipasi kalau2 mengalami sleep apnea (kata istilah saya sih nafas tersedak). disamping itu saya dan istri selalu memberikan penjelasan kepada DHEA bahwa untuk mengurangi penderitaan akibat adenoid supaya menghindari beberapa makanan dan minuman, sekaligus memberikan gambaran bahwa nanti kalo sudah dioperasi bisa bebas beraktivitas seperti teman2nya yang lain, sehingga DHEA siap bahkan semangat sekali untuk menjalani operasi pengangkatan adenoid.
      Akhirnya, setelah menjalani operasi pengangkatan adenoid, khususnya saat tidur tidak mengalami sleep apnea.
      Mudah2an Brandon cepat sembuh, bu

  9. Setelah baca tulisan pak vandoyo, sy jadi makin mantap dan yakin, mohon do’anya bsok tgl 27 desember 2012 anakku raihan juga mau operasi adenoid oleh dr Bambang sama ky dokternya dhea di rs PKU muhammadiyan surakarta, mohon do’anya, oh iya pasca op dhea rewel gak ? Saya g tega liat anak kesakitan (˘̩̩̩-˘̩̩̩ƪ)

  10. Salam kenal pak vandoyo,anak saya baru saja 2hari yang lalu operasi adenoid dan amandel. Tapi setelah 2 hari ini kok masih saja merasa hidung tersumbat. Tidur masih ngorok, dan bernafas lewat mulut ya? Apakah dhea juga seperti itu pasca operasi? Thanks infonya.

    • untuk bu hapsari (mohon maaf telat membalas) serta bu Debby, dulu sebelum operasi dokter mengatakan tetap ada masa adaptasi (bisa cepat atau lama tergantung kondisi adenoid dan fisik pasien), artinya tidak serta merta seketika langsung sempuran namun tetap butuh waktu. Sewaktu anak saya DHEA menjalani operasi, juga butuh waktu sekitar 1 bulan masa adaptasi, setelah itu tidurnya nggak ngorok dan nafasnya lewat hidung. Ditunggu saja bu … Mudah2an Putra/i Ibu cepat sembuh

  11. salam kenal
    maturnuwun ibu yg baik, cantik dan cerdas. saya mama rakai yg pny anak dg keadaan persis dg dhea.trimksh atas banyak infonya yg menguatkan aku untuk mengambil keputusan op pd anak saya. dipagi ini saya blm tdr krn gelisah akan keputusan itu.bny dokter sdh saya kunjungi tp berkat blok ibu saya smakin mantap dan yakin akan op pd anak saya. Tulisan ibu sangat detail dan rapi dg bahasa yg mudah dipahami.
    berharap bsk setelah op rakai jg sehat seperti dhea. kalau boleh tau bgmn perkembanganya skrg ibu?
    trimksh banya. salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: